Efek samping vaksinasi covid-19
Efek samping vaksinasi covid-19

KENALI EFEK SAMPING VAKSIN COVID-19 DAN CARA MENGATASINYA

Liputan.Online – Dengan semakin meningkatnya jumlah pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia, membuat pemerintah semakin gencar melakukan kampanye pencegahan terhadaap COVID-19. Adapun Upaya pemerintah dalam menghadapi pertumbuhan angka tersebut antara lain; dengan memperketat peraturan yang menekankan masyarakat untuk berpola hidup normal baru, dan mempercepat penyaluran vaksin dalam Program Nasional Vaksinasi dalam rangka pencegahan COVID-19 kepada masyarakat.

Dalam upaya penyaluran vaksin ini, pemerintah menargetkan 700 ribu hingga 1 juta penduduk yang menerima vaksinasi dalam satu hari. Adapun tujuan dari program vaksinasi ini adalah untuk membentuk immunitas individu dan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga : KRITERIA INI TIDAK BOLEH IKUT VAKSINASI COVID-19

Salah satu kelemahan yang dihadapi pemerintah dalam pelaksanaan program ini adalah, kurangnya informasi kepada masyarakat mengenai vaksinasi tersebut. Salah satu informasi yang sampai kepada masyarakat adalah resiko atau efek samping vaksin COVID-19 alias Kejadian Ikutan Paska Imunisasi , alias KIPI. Sehingga, masyarakat cendrung menerima informasi resmi dari pemerintah. Akibatnya, masyarakat cendrung menerima informasi yang salah dan tidak akurat. Sehingga, masih banyak masyarakat yang enggan untuk mengikuti vaksinasi.

vaksin Covid-19
vaksin Covid-19

3 KATEGORI EFEK SAMPING SETELAH VAKSIN

Merujuk kepada informasi resmi pemerintah, melalu Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, berdasarkan Surat Keputusan yang ditetapkan oleh Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 18 Februari 2021, menyebutkan bahwa reaksi efek samping vaksin COVID-19 hampir sama dengan vaksin pada umumnya. Artinya pemerintah tidak membantah adanya efek samping yang akan tibul setelah vaksinasi atau Kejadian Ikutan Paska Imunisasi alias KIPI.

Adapun efek samping vaksinasi tersebut adalah;

Pertama, reaksi lokal ; berupa kemerahan, nyeri atau bengkak, hingga mengalami selulitis di area suntikan.

Kedua, reaksi  sistematik ; berupa demam, badan lemah, sakit kepala, nyeri otot seluruh tubuh, serta nyeri sendi.

Ketiga, reaksi  lainnya yang meliputi alergi seperti biduran, pembengkakan, anafilaksis, dan pingsan.

TINDAKAN PENCEGAHAN

Bagi masyarakat yang hendak melakukan vaksinasi, hendaknya dapat melakukan beberapa persiapan, di antaranya sebagai berikut ;

  1. Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, atau mungkin komposisi dari vaksin, maka sebaiknya Anda meminum obat anti alergi seperti antihistamin, dan jangan menghentikannya sebelum melakukan vaksinasi. Setidaknya, dengan meminum obat anti alergi ini dapat mengurangi resiko efek samping setelah vaksinasi. 
  1. Hindari mengkonsumsi Alkohol karenaalkohol dapat mempercepat reaksi alergi dan bisa mengurangi kemampuan kerja vaksin, serta mengganggu kerja imun, sehingga vaksin tidak optimal dalam melawan infeksi virus yang masuk ke tubuh. 
  2. Pastikan Anda tidak melakukan olah raga berat dan hindari mandi dengan air panas dua jam sebelum dan sesudah vaksinasi, karena olah raga berat dan mandi air yang panas dapat memicu reaksi alergi.
  3. Memaksimalkan Sistem Imun. Memiliki sistem kekebalan yang paling optimal juga merupakan salah satu persiapan sebelum vaksin COVID-19. Konsumsi campuran vitamin dan mineral yang tepat untuk memaksimalkan sistem imun tubuh. 
  4. Istirahat dan tidur yang Cukup untuk menjaga kesehatan tubuh sebelum vaksinasi, dan untuk memaksimalkan tubuh untuk melawan efek samping Setelah vaksinasi
  5. Kelola Stres Anda, karena stres berkepanjangan dapat meningkatkan produksi kortisol dan stres oksidatif pada tubuh, serta menurunkan tingkat limfosit (sel darah putih) yang berfungsi untuk mencegah infeksi.

TINDAKAN PEMULIHAN

Bagi peserta vaksinasi mengalami efek samping setelah vaksinasi, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyarankan beberapa tindakan yang dapat dilakukan.

efek samping vaksinasi
Tim Vaksinasi COVID-19

Adapun tindakan pemulihan tersebut, antara lain ;

Pertama, Tindakan untuk mengatasi reaksi lokal, adalah dengan mengompres area suntikan dengan air dingin dan meminum obat paracetamol sesuai dosisnya.

Kedua, Tindakan untuk mengatasi reaksi sistemik , adalah dengan meminum air putih yang banyak, mengenakan pakaian nyaman, mengkompres atau mandi air hangat, serta minum obat paracetamol sesuai dosis.

Sebagai upaya antisipasi terjadinya efek samping setelah vaksinasi atau KIPI, di setiap sesi vaksinasi, penerima vaksinasi sesuai prosedur akan dipantau selama 30 menit sebelum bisa meninggalkan lokasi vaksinasi.

Selanjutnya, untuk pemantauan dan penanggulangan efek samping setelah vaksinasi atau KIPI, Menteri Kesehatan (Menkes) telah membentuk Komite Nasional Pengkajian dan Penanggulangan KIPI, serta Gubernur di setiap Provinsi di Indonesia sudah membentuk Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan KIPI. Sehingga masyarakat dapat melaporkan efek samping setelah vaksinasi atau KIPI kepada petugas kesehatan yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan layanan vaksinasi atau ke puskesmas terdekat.

Selain itu, petugas yang memberikan layanan vaksinasi mencatatan barcode per vial setiap penerima vaksinasi, sehingga penelusuran risiko dapat terlaksana.( lipe1482).

Artikel serupa : Mengatasi Efek Samping Vaksin Covid-19, Mudah dan Tidak Ada Alasan Takut Divaksin di GridHEALTH.id