vaksin covid
vaksin covid

KRITERIA INI TIDAK BOLEH IKUT VAKSINASI COVID-19

Liputan.Online Sejak dicanangkan, Program Vaksinasi Nasional dalam rangka Pencegahan COVID-19 sudah berjalan selama lima bulan. Tepatnya, Pada hari Rabu tanggal 13 Januari 2021 lalu, Pemerintah Indonenesia memulai program ini dengan melakukan vaksinasi perdana kepada Presiden Joko Widodo di Beranda Istana Merdeka. Sejak itu, Program Vaksinasi Nasional dalam ranka Pencegahan COVID-19 di Indonesia terus bergulir hingga saat ini.

Saat itu, Prof. dr. Abdul Muthalib, Sp. PD-KHOM yang merupakan Wakil Ketua Dokter Kepresidenan sekaligus Staf Divisi Hematologi Onkologi Medik, RSUPN Dr. Cipto Manunkusumo (RSCM), Sebagai Vaksinator  menyuntikan vaksin buatan Sinovac Biotech Ltd kepada Presiden Joko Widodo.

Adapun tujuan dari program tersebut adalah; Pertama, untuk membentuk imunitas individual. Kedua, Untuk membentuk imunitas kelompok atau herd immunity. Untuk itu, program nasional ini akan menyasar kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 59 tahun. Akibat keterbatasan persediaan vaksin, program ini tidak dapat dilakukan secara serentak kepada seluruh masyarakat, melainkan dilakukan secara kelompok berdasarkan kategori tertentu.

BACA JUGA : PERSIAPAN SEBELUM VAKSID COVID-19

Di antara kategori kelompok yang telah dilakukan vaksinasi tersebut adalah; Kategori manula, Aparatur Pemerintahan Negara (ASN), TNI/Polri, Pekerja Sen atau Artis/Aktor dan lain-lain. Hingga pada masanya nanti, setiap warga negara dapat menerima giliran masing-masing untuk mendapatkan vaksinasi.

Sekalipun program vaksinasi ini ditujukan kepada seluruh masyarakat, namun ada beberapa kriteria sehingga seseorang tidak boleh atau ditunda pelaksanaan vaksinasinya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/4/1/2021.

Adapun kriteriteria tersebut adalah;

1. Sakit Demam dengan Suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat Celsius.

2. Memiliki tekanan darah ≥ 180/110 mmHg.

3. Memiliki penyakit penyerta (alergi berat, penyakit jantung, penyakit kelainan darah, penyakit ginjal, penyakit autoimun, rematik, penyakit saluran cerna, dan kanker) atau sedang dalam pengobatan penyakit.

4. Pengidap HIV dengan angka CD4 <200.

5. Mengidap penyakit paru seperti asma, PPOK, dan lain-lain.

6. Pengidap diabetes tipe 2 terkontrol dan HbA1C di atas 58 mmol/mol atau 7,5 persen.

7. Pasien TBC kecuali penderita yang sudah mengonsumsi obat antituberkulosis berdasarkan resep dokter minimal dua minggu sebelum mendapatkan vaksin. (lipe1482).

Artikel serupa : Persiapkan Hal Ini Sebelum Mendapatkan Vaksinasi COVID-19 di https://www.halodoc.com